Salam budaya...
Selamat Malam.
Mari kita terbang menuju ke jakarta. ciaaat, tanya kenapa?
Karena Teater Pagupon sedang proses pentas produksi yang berjudul SAMSARA, dengan sedikit sinopsis tertulis "Lingkaran kehidupan harus terjadi. Tak terelakkan, tak tertahankan. Jangan membayangkan hidup tanpa dorongan hasrat".
Catur Ari Wibowo selaku penulis naskah dan juga sutradara dalam pementasan tersebut.
Silahkan kita menuju ke kota metropolitan bray ...
Info lebih lengkap kunjungi
Facebook : https://www.facebook.com/teater.pagupon
Mohon maaf jika ada kesalahan tulisan
Jika ingin memasukkan notif baik untuk acara pentas dan sekedar sharing kedalam blog ini
silahkan kirim content ke email kami goodfeel107@gmail.com
Salam budaya...
Wednesday, 12 March 2014
Universitas Muhammadiyah - festival 1-15 Maret 2014
Festival Seni Pelajar 2014 tingkat SMA/sederajat Se-Jawa Timur atUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH - SURABAYA
Pentas Produksi 55th Perjalanan STB 27-26 Maret
Saksikan Kereta Kencana di IFI
1.tgl 20 Maret 2014 pkl.15.30 (setelah pementasan ada diskusi)
2.tgl 21 Maret 2014 pkl.19.30
HTM; pelajar/mahasiswa Rp.15.000 umum Rp.20.000
1.tgl 20 Maret 2014 pkl.15.30 (setelah pementasan ada diskusi)
2.tgl 21 Maret 2014 pkl.19.30
HTM; pelajar/mahasiswa Rp.15.000 umum Rp.20.000
Kereta Kencana di Bentara Budaya Jakarta
Tgl 27-28 Maret 2014 pkl.20.00
Pameran kilas balik 55thn perjalanan STB
26-28 Maret 2014
Tgl 27-28 Maret 2014 pkl.20.00
Pameran kilas balik 55thn perjalanan STB
26-28 Maret 2014
PENTAS MONOLOG Produksi Teater Geo 28 Februari - 1 Maret 2014

Salam budaya!
Selamat malam semuanya, sahabat-sahabat Teater Bersama. Ada info baru nih tentu saja acara yang kita tunggu-tunggu yaitu pentas produksi.
PENTAS MONOLOG DALAM PENUTUPAN FESMON
PELAJAR SLTA SE JATIM (28 FEBRUARI-1 MARET 2014), DALAM LAKON
"TRILOGI KESAKSIAN : BARBIE DALAM ALMARI ES" 1 MARET 2014, PUKUL 19.00 WIB, GOR UNIPA SURABAYA, DKH. MENANGGAL XII SURABAYA, PRODUKSI TEATER GEO UNIVERSITAS ADI BUANA SURABAYA
HTM : 10rb mulai awal sampai akhir festival
info lebih lanjut klik di
Facebook : https://www.facebook.com/teater.geo
Nice share :D
ditunggu kedatangan sahabat sekalian ya :)
Tetap berkarya dalam gelap maupun terang
Thursday, 14 March 2013
Pentas Study Teater BellBaba
pentas studi TEATER BELL BABA
mempersembahkan drama teater Ayahku Stroke Tapi Tidak Mati karya Joned Suryatmoko yang disutradari oleh Lale agit D.A.
dan spesial monolog Marsinah Menggugat karya Ratna Sarumpaet yang disutradarai oleh Naila Ali.
Pada 16 Maret 2013
Pukul 19:00 wib
di Lorong Masjid Universitas Muhammadiyah Malang.
GRATIS!!!
dan spesial monolog Marsinah Menggugat karya Ratna Sarumpaet yang disutradarai oleh Naila Ali.
Pada 16 Maret 2013
Pukul 19:00 wib
di Lorong Masjid Universitas Muhammadiyah Malang.
GRATIS!!!
Sunday, 3 March 2013
Hasil RAKER 2012-2013
assalamualikum wr. wb
salam budaya!
selamat malam teman-teman se teater nusantara, smoga saja tuhan selalu memberikan kita berkahnya untuk menjalani hidup ini untuk menjadi insan yang berguna bagi nusa dan bangsua ini (ehem, ketinggian ni ngarepnya)
langsung saja to the point. dalam post kali ini saya ingin menyampaika sosialisasi mengenai hasil kepengurusan baru UKM TEATER KOMEDI KONTEMPORER UIN MALIKI MALANG. selamat kepengurusan baru untuk TK2 semoga berjaya dalam berbudaya.
seperti biasanya, dalam pergantian kepengurusan pasti akan ada regenerasi KETUM (ketua umum) ukm teater. nah untuk kepengurusan periode 2012-2013 ukm TK2 mencetak ketua umum serta kepengurusan yang dirasa baru untuk para personilnya. langsung saja saya tampilkan daftar kepengurusan ukm TK2 periode 2012-2013
Ketum : Ahmad Thariq Abimanyu (Comoy) https://www.facebook.com/eriex.abhi
Sekertaris : Muh Tri Bintang (Oyot ) https://www.facebook.com/bintank.t.pamungkas
Bendum : Fatatul Maulidiyah (Apusa ) https://www.facebook.com/AkinopusaArai
W.Bendum 1 : Isyaroh (Gembel) https://www.facebook.com/icha.yoh
W.Bendum 2 : Nick Nawa (Tobi ) https://www.facebook.com/karakazama
CO.Diklatbang : Hefilia Anis P (Cepret ) https://www.facebook.com/hefilia.gembiralia
Diklatbang : Yayan Setyo Budi (Boreng) https://www.facebook.com/tyo.borcoep
Diklatbang : M. Galih Panji S (Cibel ) https://www.facebook.com/phanzhavanhouten.vanhouten
Diklatbang : Gema Ezza Dirgantara (Batok ) https://www.facebook.com/bersama.ezza1
Diklatbang : Alriandy Putra Adha (Seprapat) https://www.facebook.com/AlriandyPutraAdha
Diklatbang : Ahmad Khairul Anwar (CakCek) https://www.facebook.com/priarasa.kopi
Diklatbang : Ulul Mukzizatil Himmah (Wakyek) https://www.facebook.com/vir9ins
CO.Inventaris : M. Shidiq (Gebleng) https://www.facebook.com/diq.doank.944
Inventaris : Layla El-Fitri M (Geos ) https://www.facebook.com/ziya.elfitri
Inventaris : Eko Yudi P (Tocembe)
Inventaris : Eva Nur Cholis (Dempol)
salam budaya!
selamat malam teman-teman se teater nusantara, smoga saja tuhan selalu memberikan kita berkahnya untuk menjalani hidup ini untuk menjadi insan yang berguna bagi nusa dan bangsua ini (ehem, ketinggian ni ngarepnya)
langsung saja to the point. dalam post kali ini saya ingin menyampaika sosialisasi mengenai hasil kepengurusan baru UKM TEATER KOMEDI KONTEMPORER UIN MALIKI MALANG. selamat kepengurusan baru untuk TK2 semoga berjaya dalam berbudaya.
seperti biasanya, dalam pergantian kepengurusan pasti akan ada regenerasi KETUM (ketua umum) ukm teater. nah untuk kepengurusan periode 2012-2013 ukm TK2 mencetak ketua umum serta kepengurusan yang dirasa baru untuk para personilnya. langsung saja saya tampilkan daftar kepengurusan ukm TK2 periode 2012-2013
Ketum : Ahmad Thariq Abimanyu (Comoy) https://www.facebook.com/eriex.abhi
Sekertaris : Muh Tri Bintang (Oyot ) https://www.facebook.com/bintank.t.pamungkas
Bendum : Fatatul Maulidiyah (Apusa ) https://www.facebook.com/AkinopusaArai
W.Bendum 1 : Isyaroh (Gembel) https://www.facebook.com/icha.yoh
W.Bendum 2 : Nick Nawa (Tobi ) https://www.facebook.com/karakazama
CO.Diklatbang : Hefilia Anis P (Cepret ) https://www.facebook.com/hefilia.gembiralia
Diklatbang : Yayan Setyo Budi (Boreng) https://www.facebook.com/tyo.borcoep
Diklatbang : M. Galih Panji S (Cibel ) https://www.facebook.com/phanzhavanhouten.vanhouten
Diklatbang : Gema Ezza Dirgantara (Batok ) https://www.facebook.com/bersama.ezza1
Diklatbang : Alriandy Putra Adha (Seprapat) https://www.facebook.com/AlriandyPutraAdha
Diklatbang : Ahmad Khairul Anwar (CakCek) https://www.facebook.com/priarasa.kopi
Diklatbang : Ulul Mukzizatil Himmah (Wakyek) https://www.facebook.com/vir9ins
CO.Inventaris : M. Shidiq (Gebleng) https://www.facebook.com/diq.doank.944
Inventaris : Layla El-Fitri M (Geos ) https://www.facebook.com/ziya.elfitri
Inventaris : Eko Yudi P (Tocembe)
Inventaris : Eva Nur Cholis (Dempol)
Sunday, 25 November 2012
Anggota Baru Teater K2
Alhamdulillah
Puji Syukur kehadirat tuhan yang maha esa
berkat rahmatnya kini TEATER KOMEDI KONTEMPORER telah beregenerasi untuk ke 26
diklat forum tanggal 12-15 diklat lapangan (Coban Rais) 15- 18 terselesaikan dengan baik
16 orang kini menjadi keluarga baru bagi teater k2. berikut nama-nama anggota baru K2 Gen 26
(mulai dari kiri)
VIVA TEATER K2
Puji Syukur kehadirat tuhan yang maha esa
berkat rahmatnya kini TEATER KOMEDI KONTEMPORER telah beregenerasi untuk ke 26
diklat forum tanggal 12-15 diklat lapangan (Coban Rais) 15- 18 terselesaikan dengan baik
16 orang kini menjadi keluarga baru bagi teater k2. berikut nama-nama anggota baru K2 Gen 26
(mulai dari kiri)
- Bumbo
- Kumer
- Plerok
- Ta'mir
- Ce'Ki
- Ngatinem
- Ledeh
- Senggek
- CingHadau
- Kuplek
- Senep
- Sincret
- Mad buto ireng gatel badak negro nyruduk al tembok gosongi (Bosong)
- Tamis
- Takani
- Sa'Uplik
VIVA TEATER K2
Saturday, 27 October 2012
Teater Hampa Indonesia FPBS/FS UM
Teater Hampa Indonesia FPBS/FS UM
Twitter
Teater
Hampa adalah perubahan dari teater angan-angan yang pada waktu itu
merupakan teater tingkat fakultas pendidikan bahasa dan sastra
(FPBS/FS). Setiap ada festival teater atau
event maka teater angan-anganlah yang mewakili IKIP Malang. Hal ini
dikarenakan pada waktu itu hanya ada satu teater. Hal ini menimbulkan
ide untuk mendirikan teater dalam skala yang lebih besat agar dapat
diikuti oleh seluruh mahasiswa, sehingga berdirilah unit kegiatan drama
mahasiswa (UKDM) pada tanggal 24 April 1989 dengan mengubah nama menjadi
Teater Hampa IKIP Malang. Sejak tahun 1994 Teater Hampa mulai
berkembang dengan pesat sehingga menjadi salah satu kelompok teater yang
menonjol di Jatim. Untuk lebih mengembangkan sayapnya, pada tahun 1999
merubah namanya lagi menjadi Teater Hampa Indonesia (THI).
Hingga
detik ini THI berusaha untuk tetap eksis mewadahi, membimbing, dan
mengambangkan bakat dan minat Mahasiswa/wi UM di bidang teater, walaupun
sanggar kami telah hangus termakan api. Sampai tahun 2008, Teater Hampa
Indonesia telah mengikuti kurang lebih 60 event mulai dari performance art,
teaterikal puisi, pentas produksi, pentas studi, pentas amal hingga
festival tingkat nasional. Tentunya telah banyak pula prestasi yang
telah diperoleh.
Pada
tahun 2008 akhirnya Teater Hampa Indonesia telah memiliki sanggar baru
yang berlokasi sekitar bekas puing-puing sanggar lama.
Source : http://teaterhampa.wordpress.com
TEATER MANUNGGAL STKIP PGRI PASURUAN
TEATER MANUNGGAL STKIP PGRI PASURUAN
Twitter
WebSiteMohon maaf karena website TEATER MANUNGGAL STKIP PGRI PASURUAN under construction.
Source : http://festival-teatermanunggal.blogspot.com
Teater Q INFO
Teater Q - Fakultas Syahriah IAIN Sunan Ampel Surabaya
Paguyuban Teater “Q”, begitulah sebutan nama yang sudah tidak asing lagi
di telinga mahasiswa serta para seniman. Komunitas ini memiliki base
campn digedung tertua dan bersejarah. Tepatnya lantai dasar gedung A
Fakultas Syariah IAIN sunan ampel surabaya. Teater “Q” merupakan sebuah
kelompok yang mengaktualisasikan karyanya serta melebarkan sayapnya
dalam bidang kesenian.
'Q' bukanlah nama tanpa arti, bukan juga sebagai pelengkap huruf alphabet. namun, bagi anggotanya, 'Q' merupakan sebuah huruf yang penuh dengan nilai filosofis bahkan bias dipakai untuk perinsip hidup.
Dengan logo yang melekat di dada ditambah nama 'Q' yang di tancapkan pada jantung nagotanaya, meraka berusaha membuak tabir kehidupan yang seringkali menyembunyikan nilai kemanusiaan. Dengan kreatifitas serta mentalitas yang dikembangkan dalam wadah kesenian, mereka mencoba untuk mengejawantakannya dengan nilai kemanusiyaan, kasihsayang serta kesucian. Bila saja kaliyan paham, pasti kaliyan akan menirunya.
Teater sesungguhnya miniatur dari kehidupan yang lebih nayata. Ketika realitas begitu banayak menuntut kesempurnaan, kami menawarkan sesuatu yang berbeda yakni memahami ketidaksempurnaan dan menerima perbedan karena itu salasatu seni kehiduipan. Di dalam teater terdapat pesan-pesan agama, moral, etika, budi pekerti yang luhur.
Patut direnungkan, 'kegilaan taklepas dari kehidupan seorang aktivis teater', Sebuah posisi yang menakjubkan, jauh dari hegemoni, terlepas dari kendali, tegar dan mandiri. Membebaskan diri dari ketergantungan, keterbelengguan serta kehimpitan, dan bergerak menurut kata hati, sedangkan kegilaan adalah sumber dari inspirasi yang diwujutkan dalam bentuk ekspresi yang lahirlah karya seni. Begitu halnya cap yang dilebelkan pada anak-anak teater 'Q'.
Kami hanyalah komunitas kecil di fakultas syariah yang bersahajah, terbuka serta menjalin ikatan emosional dengan kebersamanan. Hampir dua darsawarsa sejak awal kelahiranya pada 24 September 1992 di BLOK 'M'. kami tetap eksis untuk terus berkarya. Selama itu pula telah banyak mengukirkan prestasi serta karya yang telah kami hasilkan, mulai dari karya seni, lukisan, karya sastra (puisi, cerpen, naskah, lirik lagu), pementasan regional sampai nasional, kegiatan-kegian social dan sebagaianya.
'Q' bukanlah nama tanpa arti, bukan juga sebagai pelengkap huruf alphabet. namun, bagi anggotanya, 'Q' merupakan sebuah huruf yang penuh dengan nilai filosofis bahkan bias dipakai untuk perinsip hidup.
Dengan logo yang melekat di dada ditambah nama 'Q' yang di tancapkan pada jantung nagotanaya, meraka berusaha membuak tabir kehidupan yang seringkali menyembunyikan nilai kemanusiaan. Dengan kreatifitas serta mentalitas yang dikembangkan dalam wadah kesenian, mereka mencoba untuk mengejawantakannya dengan nilai kemanusiyaan, kasihsayang serta kesucian. Bila saja kaliyan paham, pasti kaliyan akan menirunya.
Teater sesungguhnya miniatur dari kehidupan yang lebih nayata. Ketika realitas begitu banayak menuntut kesempurnaan, kami menawarkan sesuatu yang berbeda yakni memahami ketidaksempurnaan dan menerima perbedan karena itu salasatu seni kehiduipan. Di dalam teater terdapat pesan-pesan agama, moral, etika, budi pekerti yang luhur.
Patut direnungkan, 'kegilaan taklepas dari kehidupan seorang aktivis teater', Sebuah posisi yang menakjubkan, jauh dari hegemoni, terlepas dari kendali, tegar dan mandiri. Membebaskan diri dari ketergantungan, keterbelengguan serta kehimpitan, dan bergerak menurut kata hati, sedangkan kegilaan adalah sumber dari inspirasi yang diwujutkan dalam bentuk ekspresi yang lahirlah karya seni. Begitu halnya cap yang dilebelkan pada anak-anak teater 'Q'.
Kami hanyalah komunitas kecil di fakultas syariah yang bersahajah, terbuka serta menjalin ikatan emosional dengan kebersamanan. Hampir dua darsawarsa sejak awal kelahiranya pada 24 September 1992 di BLOK 'M'. kami tetap eksis untuk terus berkarya. Selama itu pula telah banyak mengukirkan prestasi serta karya yang telah kami hasilkan, mulai dari karya seni, lukisan, karya sastra (puisi, cerpen, naskah, lirik lagu), pementasan regional sampai nasional, kegiatan-kegian social dan sebagaianya.
Source : http://teaterqsby.blogspot.com
Teater Fataria INFO
Teater Fataria INFO
TEATER FATARIA adalah Unit Kegiatan Mahasiswa STAIN Pamekasan Yang Bergerak di Bidang Seni Dan Budaya.
Source : http://teater-fataria.blogspot.com/
UKM F Studi Teater Nafas Kata ( STNK ) UNISDA
UKM F Studi Teater Nafas Kata ( STNK ) UNISDA
UKM
F STNK bisa menjadi wadah bagi mahasiswa UNISDA untuk berkreasi,
berorganisasi dan membentuk jati diri sebagai mahasiswa yang aplikatif
terhadap potensi yang ada dalam diri mahasiswa. Seperti, menulis,
akting, musik, menyanyi, Untuk dikembangkan didalam STNK dan di cetak
menjadi pengajar di lembaga pendidikan di bidang seni dan budaya.
Banyak
karya-karya yang sudah dipentaskan oleh STNK sejak awal berdiri sampai
sekarang masih berproduksi. Diantaranya, opera jaran goyang, dilarang
nyanyi di kamar mandi, terpujilah, keheningan kaum bergincu, HAH wanita
itu seperti hantu, rambut edan jadi katresnan, dewi sri, IBAM, pesta
panen, putri tertidur, kunang- kunang, pewaris leluhur, anakku binatang, mbok nah, prabu dewata cengkar, duniaku seler, kasidah silshe zainab, anak angin.
Source : http://www.unisda.ac.id/index1.php?kode=54
Teater Koma Info
TEATER KOMA
Tanpa terasa, tahun ini, 2008, TEATER KOMA berusia 31 warsa.
Tepatnya, didirikan di Jakarta, 1 Maret 1977. Saat itu, 12 pekerja
teater; N. Riantiarno, Ratna Madjid, Rima Melati, Rudjito, Jajang
Pamontjak, Titi Qadarsih, Syaeful Anwar, Cini Goenarwan, Jimi B. Ardi,
Otong Lenon, Zaenal Bungsu dan Agung Dauhan, berkumpul di rumah Abdul
Madjid, ayah saya, di Jalan Setiabudi Barat No.4, Jakarta Selatan.
Ikrar mendirikan sebuah grup teater dipatok. Dan nama grup yang disepakati; TEATER KOMA. Koma, sebuah metafora yang mengartikan ‘gerak berkelanjutan, senantiasa berjalan, tiada ada henti, tak mengenal titik’.
Demikian
harapan yang disandang kala itu. Memiliki nafas panjang, senantiasa
berkiprah, mengembara dalam ruang kreatifitas, terus mencari dan
berupaya menemukan hal-hal yang bermakna.
Pentas perdananya; Rumah Kertas, karya
dan sutradara N. Riantiarno. Tempat pertunjukan; Teater Tertutup Pusat
Kesenian Jakarta TAMAN ISMAIL MARZUKI. Tanggalnya, 2-3 dan 4 Agustus
1977. Memang hanya tiga malam. Samasekali tak diduga, pementasan kedua Maaf.Maaf.Maaf. (1978), digelar 5 malam. Pentas ketiga, J.J (1979), 7 malam. Opera Ikan Asin (1983), saduran dari The Threepenny Opera karya Bertolt Brecht, digelar 10 malam dan pentas-pentas selanjutnya rata-rata digelar 2 minggu. Tapi Opera Para Binatang (1986), saduran dari Animal Farm karya George Orwell, digelar 23 malam. Dan Sampek Engtay (1999-2000) digelar 22 hari dengan pementasan sebanyak 26 kali.
Pentas-pentas
TEATER KOMA agaknya kena di hati masyarakat. Mengikat kalbu sehingga
mereka rela jadi penonton setia. Menurut hasil sebuah survei, penonton
TEATER KOMA yang setia menonton hingga sekarang, berjumlah sekitar 50%
dari seluruh jumlah penonton. Ternyata telah terjadi regenerasi pula di
kalangan penonton. Tiga generasi (kakek, anak, cucu) sering menonton
bersama. Hal yang sangat mengharukan. Dan tentu saja menggembirakan.
Fenomena unik, kata para pengamat.
Dalam
perjalanan, memang terjadi berbagai hal yang memprihatinkan. Antara
lain interogasi terhadap N. Riantiarno, kecurigaan, pencekalan dan
pelarangan, juga ancaman bom. Apa boleh buat, semua itu diikhlaskan
sebagai dinamika perjalanan kreatifitas berteater. Dan alhamdullillah,
sejauh ini masih bisa dilakoni dengan tenang dan damai. Bagaimanapun,
masing-masing pihak telah bekerja sesuai tugasnya. Satu harapan timbul,
semoga perdebatan (atau perbenturan persepsi) yang berangkat dari
perbedaan sudut pandang itu bisa menjadi wacana yang bermanfaat bagi
kehidupan kesenian di masa-masa mendatang. Dan bukan bersifat melulu
politis yang menerbitkan kebencian, apalagi permusuhan. Perbedaan adalah
anugerah.
Meski
harapan itu seringkali tak terwujud, sikap ‘koma’ tetap diyakini.
Berfikir positif, harapan tak boleh pupus. Barangkali ini, salah
satunya, yang membikin TEATER KOMA masih berkiprah. TEATER KOMA,
kelompok teater independen yang bersifat non-profit (nir laba).
Anggotanya tak hidup dari penghasilan kelompok, tak mengandalkan
perolehan dari pergelaran. Sebagian besar memiliki pekerjaan lain di
luar kelompok.
Bagi
sebagian anggota yang memilih teater sebagai ‘jalan hidup’, akibat
kegiatannya (yang nyaris tak menghasilkan uang) diyakini sebagai resiko
dari sebuah pilihan. Bukan jaminan TEATER KOMA didatangi banyak
penonton, ataupun keberhasilannya dalam meraih sponsor. Seluruh biaya
produksi, jika dihitung secara benar dan rinci, selalu takkan bisa
ditutup dari hasil perolehan karcis dan sponsor sekalipun. Ini
kenyataan.
TEATER KOMA adalah paguyuban kesenian, bukan perusahaan. Kegiatannya
tetap bersifat amatir, dalam pengertian; ‘anggotanya tak memperoleh
hasil dari pekerjaannya sebagai penopang utama biaya hidup sehari-hari’.
Mereka mensubsidi sendiri kegiatannya, sebuah ‘hobi serius’ yang
dilakoni secara dedikatif, ikhlas dan gembira. Ini penting diungkap,
karena selama ini sering terjadi salah pengertian. Pada kenyataannya,
setiap kali merancang produksi, modal awal kadang dirogoh dari kantong
pribadi, atau ‘bantingan’ (ditanggung bersama). Dan itulah yang terjadi, hingga sekarang.
Meski
banyak yang menganggap manajemen TEATER KOMA patut diacungi jempol,
kondisi keuangan kelompok, serupa dengan grup-grup teater yang ada di
tanah air. Selalu pusing kepala dan lintang-pukang setiap kali
merencanakan produksi baru. Keikhlasan hati para anggota dalam menyikapi
kondisi tersebut, juga kesetiaan para penonton hadir dalam pentas dan
membeli karcis, merupakan modal utama. Barangkali, hal ini pula yang
membikin TEATER KOMA mampu bertahan. Dalam kondisi dan situasi sesulit
apa pun, para anggota berikrar terus merancang kegiatan dan senantiasa
berupaya tetap kreatif.
Pada
kesempatan ini, mewakili Keluarga Besar TEATER KOMA, saya menyucap
beribu terimakasih kepada semua pihak yang selama ini tetap setia
mendukung. Dukungan Anda amat sangat berarti, membikin kami tetap
bernafas. Sejak awal, kami menganggap; ‘TEATER KOMA bagai ikan dan
masyarakat adalah airnya’. Tanpa Anda, yang diibaratkan air, ikan tak
mungkin bisa hidup. Tanpa Anda, kami bukan apa-apa.
Kami
tak tahu apa akan terjadi esok hari. Itu sebabnya kami tak berani lagi
merancang rencana mendatang, meski kami berikrar; kegiatan seni
pertunjukan harus tetap ada. Tak peduli kehidupan yang semakin sulit dan
persaingan begitu keras, juga biaya produksi yang kian mahal, sedang
pemerintah nampaknya tetap kurang peduli terhadap pengembangan kesenian,
terutama seni pertunjukan, panggung teater harus tetap terisi dan
hidup.
Memang sebuah kenyataan bahwa, Masyarakat Teater Modern Indonesia sering merasa, pemerintah nyaris tak memiliki: Atensi, Visi, Strategi, Transparansi dan Aksi (‘tindakan
terkonsep yang berkelanjutan’). Teater Modern Indonesia, sejauh ini
bergerak dan berjalan sendiri, dengan cara-cara yang kreatif membentuk
masyarakatnya sendiri. Kondisi semacam itu, sekaligus memberitahu seakan
pemerintah tak merasa memiliki Teater Modern Indonesia. Sikapnya
memberi kesan tak bersahabat, malah sering bercuriga.
Source : http://teater-koma.blogspot.com/2008/01/tentang-kita.html
Teater Hitam Putih Fakultas Ekonomi UM INFO
Teater Hitam Putih Fakultas Ekonomi UM
Malang, Jawa Timur, Indonesia- Teater Hitam Putih merupakan salah satu organisasi tingkat fakultas yang berada dibawah naungan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang yang bergerak dalam bidang seni khususnya seni peran dan sastra, sejak disahkan langsung oleh pejabat fakultas selang satu tahun setelah fakultas Ekonomi berdiri tepatnya pada 6 Juni 2002 Teater Hitam Putih sudah mencoba untuk berjalan ke arah yang lebih luas.
Teater Komedi Kontemporer INFO
" Tak Ada Seniman Yang Terlatih, Tetapi Berlatih "
Teater Komedi Kontemporer, atau yang lebih dikenal dengan Teater K2, merupakan organisasi seni budaya yang berkedudukan di UIN Maliki Malang. Teater K2 merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UIN Maliki Malang, yang menampung minat dan bakat mahasiswa dalam bidang kesenian.
Teater K2 didirikan pada tahun 1986 tepatnya tanggal 18 agustus
1986, oleh beberapa mahasiswa yang peduli akan denyut seni di IAIN
Sunan Ampel Fakultas Tarbiyah Malang, pada waktu itu, yaitu
Mohammad Toha, Ali Miftahudin, Imam Zuhdi dan Arif Junaidi. Yang
melatar belakangi Teater K2 adalah karena pada waktu itu tidak ada
wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat dan bakat mereka dalam
bidang kesenian. Sehingga menimbulkan tekad mahasiswa-mahasiswa
tersebut untuk menyatukan semangat untuk membentuk komunitas
seni sebagai wadah kreativitas mereka yang diberi nama KDKK
(Kentrung Demung Komedi Kontemporer) dengan pentas perdananya : “Joko
Tole”.
Setahun kemudian, pada tahun 1987, KDKK berubah menjadi K3 (Kentrung
Komedi Kontemporer). Kemudian pada tahun 1988, seiring waktu berjalan
dan semakin berkembangnya bentuk pementasan di K3, maka untuk
menyesuai hal tersebut, nama K3 diganti menjadi Teater Komedi
Kontemporer (Teater K2), yang saat ini juga melanjut dengan pagelaran
tunggalnya yang berjudul “Dukun Gadungan” dan nama Teater K2 tersebut
dipakai sampai sekarang.
Pada tanggal 3 Januari 1989, Teater K2 resmi tercatat sebagai
organisasi kesenian di Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Malang.
Teater K2, menjadi satu-satunya Teater kampus di Malang yang mempunyai
nomor induk kesenian resmi dari DEPDIKBUD.
Namun pada tahun 1997, sesuai kesepakatan seniman Malang, maka
nomor induk kesenian dihapus, karena dianggap membatasi kreativitas
dalam berkesenian. Sesuai dengan namanya, dalam setiap pementasan yang
diadakan, Teater K2 selalu menyajikan bentuk-bentuk komedi, namun bukan
berarti tidak mampu mementasakan naskah yang ber-genre non komedi
(Absurd, Realis dan Surealis). Hal inilah yang menjadikan Teater K2
semakin lama semakin di kenal, baik di kota Malang maupun diluar Malang,
bahkan sampai keluar Jawa.
Dengan motonya “Tidak Ada Seniman Yang Terlatih Tetapi Berlatih”
Teater K2 semakin hari semakin banyak memunculkan karya-karya
baru, hal ini disebab karena semua anggota tidak ada yag merasa
terlatih tetapi semua ingin berlatih atau belajar, sehingga
menambah semangat anggotanya dalam berkreasi. Sesuai dengan
eksistensinya sebagai Teater kampus UIN Maliki Malang maupun
diluar kota Malang, Teater K2 mempunyai visi dan misi serta
tujuan-tujuan sebagai berikut :
Visi
Menjadikan Teater K2 sebagai organisasi seni kampus terdepan serta dapat melaksanakan tri darma perguruan tinggi
Misi
Mengembangkan anggota Teater K2 menjadi insan yang aspiratif,
produktif, kreatif, serta peka terhadap perkembangan lmu sosial, ilmu
pengetahuan dan teknologi
Tujuan :
- Membentuk mahasisiwa menjadi insan kreatif, inovatif dan normatif
- Memperluas dan mempererat tali persaudaraan
- Melaksanakan tri darma perguruan tinggi
- Membentuk kader-kader pemimpin aspiratif dan dinamis yang berwawasan kebudayaan
Teater K2, sebagai bagian UKM UIN Maliki Malang, tentunya
akan berkiblat pada tujuan dari UIN Maliki Malang sendiri, baik
itu berupa mewarnai almamater maupun dalam misinya, yaitu mendorong
dan menanamkan pada anggota khususnya dan pada masyarakat umumnya
untuk mencintai Tanah Air, Bangsa dan Negara, dan melestarikan budaya
bangsa serta menjadikan Teater sebagai media dakwah.
Teater K2, dalam kiprahnya tidak hanya terbatas sampai di UIN
Maliki Malang saja akan tetapi telah membawa nama UIN Maliki Malang
keluar kota Malang, seperti Surabaya, Jember, Madura, Madiun, Kediri,
Lamongan, Solo, Jakarta, Bogor, Cirebon, Banjarmasin, Makasar dan
lain sebagainya. Untuk menambah wawasan kesenian anggota Teater
K2 juga aktif mengikuti kegiatan dalam dunia kesenian, baik itu
di kota Malang sendiri, Surabaya, Yogyakarta, Solo, bahkan luar
jawa seperti Banjarmasin. Disamping itu, Teater K2 juga sering
mengadakan kerja sama dengan kelompok kesenian yang lainnya, seperti
sanggar seni Mangun Darma Tumpang. Kemudian pada tahun 1999, pada
perayaan ultahnya yang ketiga belas Teater K2 berhasil
mendatangkan Teater Keliling Jakarta. Teater K2 juga sering
mengadakan kegiatan-kegiatan, seperti lomba baca puisi dan lomba
drama monoplay untuk tingkat SLTA, sebagai sarana untuk
memperkenalkan almamater. Dan anggota Teater K2 selalu aktif dalam
kegiatan-kegiatan yang diadakan diluar kampus UIN Maliki Malang
seperti pementasan, musik, diklat atau workshop, sarasehan dan
sebagainya.
Dalam mencari generasi penerus, yang akan melanjutkan kiprah Teater
K2, dilakukan dengan cara mengadakan semacam perlombaan berakting
diatas panggung. Kemudian peserta yang dianggap mempunyai akting bagus
diangkat menjadi anggota. Sehingga anggota Teater K2, pada masa itu
benar-benar mempunyai kualitas serta kemampuan yang sudah ada sebelum
menjadi anggota. Kemudian, pada tahun 1994 sampai dengan sekarang Teater
K2, dalam merekrut anggota baru melalui sebuah kegiatan, yang
dikenal dengan istilah Babat Bibit dan Diklat Keteateran. Setiap
mahasiswa yang ingi menjadi anggota, harus mengikuti kegiatan
tersebut.
Dalam rangka mengembangkan pengalaman anggotanya dalam
berorganisasi, serta untuk membenah dalam organisasi Teater K2,
sebagaimana organisasi-organisasi lainnya, juga memerlukan reformasi
dalam kepengurusan untuk merealisasikan kegiatan tersebut di Teater
K2 mulai tahun 1997, setiap akhir priode kepengurusan diadakan
Musyawarah Anggota (Rahang), sebagai sarana untuk pembenahan
organisasi, dan juga untuk memilih ketua.
Disamping itu, sebagai kelengkapan organisasi, Teater K2
mempunyai atribut-atribut sebagai sarana untuk memperkenalkan diri,
seperti bendera, bagde, dan merupakan kostum-kostum yang semuanya
dilatar belakangi dengan gambar topeng sebagai logo Teater K2.
Logo Teater K2, berbentuk kepala (wajah) kuning muda (polos) dengan
ikat kepala (udeng) bergaris warna merah putih dan topeng putih
polos terbuka menghadap kesamping, dengan latar belakang warna
biru. Setiap warna logo tersebut mempunyai warna-warna sebagai
berikut :
- Warna dasar biru, melmbangkan kedamaian
- Gambar wajah polos dengan warna kuning muda, melambangkan kejujuran dan kemakmuran
- Ikat kepala bergaris merah putih melambangkan Teater Indonesia
- Topeng warna putih (menghadap kesamping) melambangkan Teater dunia
Demikian sekilas sejarah Teater K2 yang tidak bisa tertulis secara keseluruhan
Source : http://kemahasiswaan.uin-malang.ac.id/index.php/ukm/teater-k2/profil-teater-k2
Subscribe to:
Posts (Atom)








